Islam Itu Indah

Sesuai dengan namanya yang langsung dari Pencipta Langit dan Bumi bahkan Allah menegaskan “Janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim”

Dari segi bahasa Islam itu artinya selamat alias damai tentram nyaman dan banyak makna yang setara dengan itu. Secara logikanya saja segala sesuatu yang bersal langsung dari Pencipta sudah dipastikan benar dan tepat.

Jadi jika ada orang Islam yang merusak, mencaci, menyakiti orang, mengambil hak orang apalagi membunuh orang, semua itu jika dilakukan tanpa Hak (tanpa petunjuk yang sesuai dengan syariat Islam) maka ke Islaman dia perlu dipertanyakan.

Dalam surat Qaaf ayat 16, 17, 18 yang mana Allah mengetahui semua yang kita lakukan bahkan yang dalam hati kita, dan itu semua dicatat oleh malaikat Raqiib dan Atiid. Pada ayat selanjutnya 21 dan 23 diakirat nanti dipersaksikan dan dibacakan semua amalan yang pernah kita lakukan bahkan 1 hurufpun dari perkataan kita tidak ada yang tertinggal, begitu sempurnanya perhitungan Allah terhadap hambanya, namun demikian sebagian besar hambaNya tidak menyadari, tidak percaya, tidak mau berpikir dan ada juga yang ragu-ragu. Dalam surat Al Israa’ ayat 36 menyatakan bahwa “sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semua itu akan dimintakan pertanggung jawabbannya. Dalam surat Yasin disampaikan mulut dikunci tangan yang berbicara (menceritakan semua yang dia lakukan) sedangkan anggota tubuh lainnya bersaksi, tidak satupun yang tertinggal.

Jadi seorang muslim yang memahami Al quran dengan baik mereka akan berpikir sejuta kali sebelum bertindak. Itulah Muslim yang benar-benra mengikuti Al quran dan Sunnah nabinya.

Jika kita baca sejarah nabi dimana banyak riwayat Beliau yang menceritakan bahwa Beliau sangat sering dihina dicaci bahkan dianiaya, sampai-sampai malaikat Jibril ikut campur waktu nabi dianiaya di Toif karena berdarah-darah dilempari orang saat berdakwah, saat itu Jibril menawarkan diri untuk membalaskan penderitaan nabi terhadap orang Toif dengan cara menimpakan gunung atau bukit toif ke mereka,  karena saking   geramnya melihat perilaku orang orang yang menganiaya nabi, namun nabi selalu berharap walau mereka semua tidak mau perduli bahkan berlaku zolim terhadapku tapi dikemudian hari nanti mungkin anak cucunya akan beriman kepadaku, dan mereka berbuat bukan karena benci tapi karena kebodohan mereka. Akhirnya azab tidak jadi ditimpakan kepada mereka.

Riwayat lain nabi saat melintas jalan itu selalu diludahi bahkan dilempari dengan kotoran namun beliau selalu bersabar, sampai suatu ketika pelaku tidak muncul lagi untuk mengganggu Beliau, sepulangannya dari tujuan yang melintasi jalan itu lagi beliau mencari tau kenapa si pulan tidak kelihatan, kata tetangganya yang bersangkutan sedang sakit, dan hebatnya lagi keesokan harinya nabi datang membesuk dengan membawa oleh-oleh, maka seketika itu juga dia meminta maaf dan masuk Islam. Dan banyak lagi

Itulah perilaku nabi yang sesungguhnya dimana Beliau sangat baik dan muliya akhlaknya, tetapi kenapa kita saat ini mudah sekali terprovokasi, mudah mengkafirkan orang, padahal kita semua sedang diuji oleh Allah siapakah yang terbaik amalannya.

Buat saudaraku non muslim silahkan buka link ini

1. DR. Brown Laureen  dimana beliau seorang dokter specialist di rumah sakit terkemuka di New York Amerika.

2. Yusuf Este Penginjil TULEN dimana beliau bertahun-tahun mengikuti pendeta sampai ke manca negara sehinnga sampai di akhir pelabuhannya

3. Dr. Yahya Waloni, merupakan pendeta yang menguasai bahasa Ibrani bahkan beliaulah yang menSAHKAN seseorang yang ingin menjadi PENDETA

4. Mantan PASTUR JENIUS lulusan S2Vatikan IPK 4 Ustadz Bangun Samudra

5. Muallaf Hindu bahkan beliau sudah banyak mengajak orang Islam masuk ke agama Hindu

Tulisan ini hanya pandangan buat siapa saja yang ingin berubah tapi jika tidak berkenan dengan tulisan ini anggap saja anda tidak pernah membacanya, ini ditulis bukan untuk menyinggung siapapun,  bukan untuk menimbulkan kebencian.

Wassalam

Comments on this entry are closed.

Previous post:

Next post: